Friday, December 9, 2016
Home Hot News PSN Articles Tour de Langkawi yang Super Mewah
Tour de Langkawi yang Super Mewah PDF Print E-mail
Written by Polygon Sweet Nice Admin   
Saturday, 24 February 2007 11:59

Kapal yang melayani rute Langkawi dan Kuala Perlis, Malaysia, Jumat sore lalu itu menjadi saksi betapa akbarnya perhelatan Tour de Langkawi. Kapal-kapal tersebut harus mengangkut tak kurang dari 1.200 orang yang terlibat dalam kegiatan balapan ini. Jumlah itu meliputi 138 pembalap, hampir 100 manajer dan ofisial tim, 40 wartawan lokal, 30 wartawan asing, dan sekitar 900 panitia.

 

Setelah balapan etape pertama di Pulau Langkawi berakhir, mereka langsung diboyong ke Negara Bagian Perlis, sisi Barat Daya Semenanjung Malaysia, untuk mengikuti etape kedua pada hari berikutnya.

"Itu belum seberapa. Jika panitia lokal di berbagai daerah diperhitungkan, jumlah panitia setiap hari mencapai 1.436 orang," kata Datuk Naim Muhammad, Wakil Ketua Malaysia National Cycling Federation, yang juga mengepalai penyelenggaraan balapan sejauh 1.373 kilometer yang berakhir hari ini.

Itu baru soal jumlah orang yang terlibat. Belum lagi sarana transportasi, akomodasi, dan konsumsi yang harus disediakan. Selama balapan ini, misalnya, setiap hari dioperasikan 300 buah mobil dan 100 motor besar. Makanan? Setiap harinya dipesan 3.600 porsi. Hotel untuk menginap rombongan yang saban hari berpindah kota itu juga bukan hotel sembarangan.

Tim elite, wartawan, serta pejabat mendapatkan jatah hotel bintang lima. Paling apes mereka mendapatkan hotel berbintang empat. Itu jika di kota tempat menginap tak ada hotel berbintang lima. Sedangkan penginapan untuk tim divisi II dan III, panitia paling tidak harus memberikan kamar hotel berbintang tiga.

Begitu tahu berapa besar dana yang dipakai untuk menggelindingkan lomba ini, Anda akan makin yakin bahwa Tour de Langkawi memang bukan main-main. Lomba ini menelan biaya sebesar 25 juta ringgit Malaysia. Jika dihitung pakai rupiah, jumlah itu sekitar Rp 62 miliar. Bandingkan dengan biaya yang dikeluarkan untuk Tour de Indonesia yang hanya Rp 2,5 miliar.

"Ini memang balapan luar biasa," kata Harijanto Tjondrokusumo, Manajer Tim Polygon Sweet Nice, satu-satunya tim Indonesia yang ikut dalam balapan ini. Ia pun mengakui kualitas dan persiapan balapan ini sudah hampir setara dengan balap sepeda terakbar di dunia: Tour de France.

Siapa pun pemenang lomba ini akan diakui sebagai jagoan oleh para pembalap dunia. "Soalnya, persaingan di sini sudah ekstraketat. Jadi pemenangnya juga diakui sebagai salah satu pembalap terbaik dunia," kata Harijanto.

Panitia mengklaim bahwa Tour de Langkawi masuk peringkat keempat besar dunia. Untuk membandingkan bagaimana ketatnya persaingan di balapan ini dengan yang ada di Tour de Indonesia, cobalah simak siapa saja yang ikut dalam kedua lomba tersebut. NIRFAN RIFKI (MALAYSIA)

Sumber : TEMPO Interaktif.

Last Updated on Thursday, 05 November 2009 15:44
 

Main Menu

Sponsor

Polygon Cycle

Polling

Pendapat Anda tentang website Polygon Sweet Nice?
 
We have 7 guests online