Friday, December 9, 2016
Home Hot News PSN Articles Cetak Sejarah, Fokus Endurance
Cetak Sejarah, Fokus Endurance PDF Print E-mail
Written by Polygon Sweet Nice Admin   
Friday, 14 September 2007 15:22

Polygon Sweet Nice (PSN) mengukir sejarah selama keikutsertaan Tour de Korea 1-9 September. Sejarah yang diukir adalah mampu mengalahkan raksasa Asia, Giant Asia meski terpaut dua detik di klasemen tim. Sebelum ini PSN belum pernah menang bila berjumpa dengan raksasa asal Taiwan itu.

Hingga selesainya balapan, posisi PSN tidak berubah di posisi kelima dibawah Skil Shimano, CC Differdange, Seoul City, dan Team PZ. Meski menduduki peringkat kelima, catatan waktu yang dimiliki PSN tidak terpaut terlalu jauh dengan peraih juara.

"Hasil ini membuat kami kian percaya diri. Sementara balapan Tour de Korea jauh lebih keras, baik dari medan maupun tim yang datang," terang Direktur PSN, Harijanto Tjondrokusumo, Senin (10/9) saat transit di Bali. Tim-tim yang datang seperti Giant, Nippo Meitan, timnas Uzbekistan, dan timnas Afrika Selatan berhasil dikalahkan.

Bukan berarti tuim yang ditopang perusahaan makanan dan sepeda itu berbesar kepala. Masalahnya setiap berjumpa, PSN sulit menang dari tim-tim tersebut. Ini bisa dibuktikan saat PSN mengikuti Le Tour de Langkawi Februari silam. Hari Fitrianto dkk, tidak mampu mengimbagi sebagian tim-tim yang mengikuti Tour de Korea ini.

"Kami belum pernah menang dari Giant dan Drapac Porsche sepanjang pertemuan. Meskipun hanya beberapa detik, kami tetap menang," lanjut bos perusahaan makanan itu. Sepanjang tour ini berlangsung, sejumlah pembalap PSN mampu menaikkan average speed.

Seperti di medan tanjakan dengan panjang lintasan 170 km, pasukan PSN bisa mengayuh pedal 38-40 km/ jam. Umumnya mereka hanya membukukan waktu 32-36 km/ jam. Demikian juga dengan medan mendatar, pasukan PSN mampu membukukan waktu antara 50 km/ jam-54 km/ jam. Catatan ini meningkat tiga digit dari catatan yang biasa dibukukan klub asal kota pahlawan itu.

Seperti yang disampaikan Harijanto, keberhasilan ini tidak serta merta menepuk dada. Masih ada beberapa catatan kecil yang perlu diperhatikan. "Yang paling mendasar adalah endurance. Masih ada beberapa pembalap yang endurance-nya belum maksimal, dan masih bisa dibenahi," paparnya. Dia tidak menyebut nama pembalapnya, dengan tujuan bisa membenahi diri sepulang nanti.Selesainya Tour de Korea ini menutup rangkaian kalender kompetisi 2006-2007. Selanjutnya mereka bakal membuka kalender race 2007-2008 dan konsentrasi ke Tour Hainan bulan November. (***)

Last Updated on Monday, 09 November 2009 12:10
 

Main Menu

Sponsor

Polygon Cycle

Polling

Pendapat Anda tentang website Polygon Sweet Nice?
 
We have 83 guests online