Friday, December 9, 2016
Home Hot News PSN Articles Jawa Pos-Polygon TdEJ Terapkan Ekonomi Kerakyatan
Jawa Pos-Polygon TdEJ Terapkan Ekonomi Kerakyatan PDF Print E-mail
Written by Admin   
Monday, 27 August 2012 18:28

Dua tahun terakhir ini pelaksanaan Tour de East Java tidak hanya menyuguhkan konsep sport tourism. Tetapi sisi luar balapan seperti  konsep ekonomi kerakyatan juga diterapkan.

Ketua Yayasan Tour de East Java, Harijanto Tjondrokusumo, menilai sejak pelaksanaan tahun 2010, TdEJ sudah mengenalkan konsep ekonomi kerakyatan disekitar venue.

”Konsep yang kami tawarkan adalah membagikan fresh money kepada peserta agar membelanjakan uang tersebut di sekitar venue. Sehingga uang tersebut tidak lari keluar negeri, tetapi didistribusikan ke masyarakat sekitar,” katanya, Senin (27/08/2012).

Sebelum pelaksanaan Jawa Pos-Polygon Tour de East Java tahun ini, konsep itu kembali diperkenalkan. Dimana masing-masing peserta bibagkan uang sebelum balapan berlangsung.

Harijanto menegaskan uang tersebut diberikan selama mereka mengikuti balapan. Salah satu kegunaan finansial dari penyelenggara itu utamanya untuk makan. ”Tetapi bila peserta ingin membelanjakan dalam bentuk souvenir, itu terserah. Yang penting tidak lari keluar negeri,” lanjutnya.

Pihak penyelenggara berharap seluruh elemen masyarakat bisa menikmati dari pelaksanaan Jawa Pos-Polygon Tour de East Java 2012. Baik dari kalangan pengusaha hingga masyarakat disekitarnya.

Untuk kalangan pengusaha, utamanya pengusaha hotel atau restauran, bisa menikmati secara langsung. Seperti melalui booking hotel. Sedangkan untuk masyarakat menengah kebawah lainnya, berharap bisa menikmati distribusi uang tersebut secara tidak langsung.

”Misalnya mereka memiliki usaha restauran kecil, dan para peserta tidak harus makan dihotel, tetapi menikmati makanan khas Jawa Timur disejumlah rumah makan didalam kota. Itu yang kita harapkan,” tutupnya. (*)

 

Main Menu

Sponsor

Polygon Cycle

Polling

Pendapat Anda tentang website Polygon Sweet Nice?
 
We have 61 guests online