Friday, December 9, 2016
Home Hot News PSN Articles Gelar Herwin Didepan Mata
Gelar Herwin Didepan Mata PDF Print E-mail
Written by Efendi   
Thursday, 18 November 2010 23:49

SURABAYA-Gelar juara Tour de Indonesia 2010 hampir pasti menjadi milik pembalap Polygon Sweet Nice Surabaya. Herwin Jaya mampu mengoleksi total waktu 25 jam, 15 menit dan 54 detik setelah menyelesaikan etape sembilan, Gilimanuk-Denpasar, 192,1 km.

Pada etape kesembilan kemarin sprinter Polygon Sweet Nice, Sergey Kudentsov. Pembalap asal Russia itu mengoleksi waktu 3.14’51”. Sementara diposisi kedua Mat Amin dan Fatahillah Abdullah membuntuti diposisi kedua dan ketiga dengan catatan waktu sama.

Dengan menyisakan satu etape circuit race, tidak menutup kemungkinan Polygon Sweet Nice akan bermain safe. “Posisi Herwin belum aman. Dia masih butuh bantuan rekan-rekannya,” aku pelatih Polygon Sweet Nice, Sukarman kemarin petang. Masalahnya gap time yang dimiliki antara Herwin dengan peringkat kedua, Fatahillah terpaut 10 detik.

Jarak itu semakin merapat lantaran Fatahillah mampu memangkas selisih empat detik dari pembalap kelahiran Probolinggo itu. Hal ini yang membuat tim pelatih Polygon Sweet Nice belum bisa tenang. Sekalipun pada etape kesepuluh hari ini hanya menempuh circuit race dan berjarak 117,6 km atau melintasi 7 lap x 16,8 km.

“Kita harus mengunci pergerakan Fatahillah. Bila perlu kita tutup akselerasi,” tegas Bang Karman, sapaan akrabnya. Kemanapun perginya “Fatahillah harus ditempel terus,” imbuhnya. Dia layak waspada lantaran Fatahillah adalah sprinter yang kuat di medan flat.

Terlebih selama dua etape terakhir ini dia selalu finish di depan Herwin Jaya. Hal ini yang membuat tim asal Kota Pahlawan ini mulai was-was. Dengan ditunjang tim yang kompak, Sukarman berharap pada kekompakan pembalapnya. Dimana trio sprinter, Sergey Kudentsof, Mat Nur, dan Rastra Patria diharapkan bisa membantu Herwin Jaya untuk menutup rangkaian tour de Indonesia.

Polygon Sweet Nice mengakui peluang yang dimiliki Herwin untuk jaura masih terbuka. Peluang untuk menggondol gelar yang pertama bagi Herwin itu masih fifty-fifty. Pada etape kesepuluh ini Herwin harus finish berdampingan dengan Fatahilah, atau catatan waktunya tidak terpaut. Tetapi strategi itu dianggap berisiko. Herwin diharapkan bisa mengalahkan Fatahillah dalam adu sprint di garis finish besok. (*)

Last Updated on Tuesday, 07 December 2010 12:37
 

Main Menu

Sponsor

Polygon Cycle

Polling

Pendapat Anda tentang website Polygon Sweet Nice?
 
We have 6 guests online