Friday, December 9, 2016
Home Hot News PSN Articles Pra-PON Balap Sepeda Gak Jelas
Pra-PON Balap Sepeda Gak Jelas PDF Print E-mail
Written by Polygon Sweet Nice Admin   
Tuesday, 14 August 2007 10:03

Pelaksanaan kualifikasi PON (pra-PON) tahap kedua 21-23 Juli di Banjarnegara tidak jelas hasilnya. Ini bisa dilihat dari hasil pra-PON yang tidak segera mengumumkan kuota masing-masing provinsi setelah mengikuti kualifikasi selama tiga hari itu.

Hal ini berbeda dengan cabang olahraga lainnya yang langsung mengumumkan kuota by name/ by seat yang direbut daerah setelah mengikuti pra-PON. Hal ini yang dikeluhkan Pengprov ISSI Jawa Timur selepas mengikuti pra-PON tahap kedua di Banjarnegara yang dibarengkan dengan Bupati Cup.

"Sejauh ini belum ada pengumuman dari PB ISSI tentang kuota masing-masing daeran setelah mengikuti pra-PON. Bahkan sampai sekarang kami belum tahu kuota yang kami raih," tegas Manajer Puslatda, Harijanto Tjondrokusumo. Seperti yang terjadi pada pra-PON I di Gresik yang dibarengkan dengan seleknas SEA Games, tidak segera diumumkan. Namun menunggu satu bulan kemudian dengan total kuota 138 pembalap.

Kejanggalan pra-PON ini bisa terlihat tidak ada pemberitahuan dari PB sebelum pelaksanaan. Seolah-olah tidak ada perencanaan yang matang untuk menggelar pra-PON. Padahal ajang ini merupakan seleksi terhadap masing-masing daerah menuju PON. Demiukian juga dengan penentuan kuota PON XVII tahun 2008 di Kalimantan Timur baru diumumkan setelah pelaksanaan. Sangat berbeda dengan cabor lainnya.

Pada PON 2000 di Jawa Timur dibebaskan kuotanya. Kala itu jumlah pesertanya tidak lebih dari 100 pembalap dari seluruh provinsi. Jumlah ini nyaris sama dengan pelaksanaan empat tahun kemudian di Sumatra Selatan, yang mencapai 120 pembalap dari seluruh provinsi. Sedangkan penentuan kuota untuk PON XVII, sama sekali tidak ada penyelasan dari PB ISSI. Meskipun pra-PON telah dilaksanakan dua kali.

"Saya bukan kapasitasnya untuk menjawab pertanyaan ini. Yang berhak adalah PB ISSI, selaku decision maker," lanjut Harijanto. ISSI Jatim diakui sebatas anggota yang wajib mengikuti setiap kegiatan yang diselenggarakan PB, baik kejurnas, pra-PON, hingga PON.

Khusus untuk menjawab pra-PON tahap kedua ini, Harijanto mengakui semestinya Jatim layak mendapat kuota yang lebih besar. Berkaca pada pra-PON tahap pertama di Gresik, Jatim mengisi 15 kursi bersama Jawa Barat. Jumlah itu didapat dari semua nomor, road race, Individual Time Trial, BMX Cross, MTB, dan Down Hill putra-putri. (***).

 

Main Menu

Sponsor

Polygon Cycle

Polling

Pendapat Anda tentang website Polygon Sweet Nice?
 
We have 15 guests online